Kajian Arsitektonik Sense of Place oleh Karl Bötticher pada Pusat Rehabilitasi
DOI:
https://doi.org/10.9744/acesa.v5i1.13443Keywords:
Interior, Resort Hotel, Kaniungan Island, Biduk-BidukAbstract
Arsitektonik sense of place menurut Karl Bötticher adalah suatu perwujudan kesan ruang beserta fungsinya yang terbentuk dari keterkaitan antara ontologi dan representasi. Pemahaman ini dipakai untuk menganalisis bagaimana tektonika bangunan dengan kaitannya dalam menciptakan sebuah sense of place sesuai dengan tujuan dan fungsi sebuah pusat rehabilitasi. Metoda pengumpulan data yang digunakan adalah literature review dan metoda analisisnya adalah kualitatif untuk mengaitkan teori pada penerapan di pusat rehabilitasi lalu menvisualisasikan menggunakan model 3D sketchup. Analisis ini mengupas 2 studi kasus, yang pertama pusat kanker Maggie’s Southampton yang mengutamakan desain menyatu dengan alam agar pasien dapat beraktivitas dengan suasana tenang dan juga didesain interaktif sebagai dukungan mental emosional yang dibutuhkan. Lalu yang kedua ada pusat psikomotor Jigiya So yang menangani masalah disabilitas dan integrasi sosial dengan memberikan dukungan terapeutik dan menggunakan konsep melokal untuk meningkatkan kesadaran disabilitas setempat. Kedua bangunan memiliki keunikan dalam mewujudkan sense of place yang sesuai dengan konsepnya masing-masing.Downloads
References
[1] Alwan, H.A. and Mahmood, Y.B. (2020) The connotation of tectonics in architectural theory - iopscience, IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. Available at: https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/745/1/012161
[2] Crook, L. (2021) Mirrored cladding reflects gardens surrounding Maggie's Southampton by Al_a, Dezeen. Available at:
https://www.dezeen.com/2021/07/02/maggies-southampton-ala-cancer-care-centre/#/
[3] Caravatti, E. and Caravatti, M. (2017) JIGIYA SO psychomotor rehabilitation center Designers: Caravatti_Caravatti architetti, premioarchitettura. Available at: https://www.premioarchitettura.it/documents/62373/820992/O_Caravatti_Caravatti+architetti.pdf/1fcbd37b-dc75-4850-ba80-8dd8901e6061.
[4] Duffy, E. (2021) Building study: Maggie's Southampton by Al_a, The Architects' Journal. Available at:
https://www.architectsjournal.co.uk/buildings/building-study-maggies-southampton-by-al_a
[5] Future, R.T. (2019) Jigiya so rehabilitation and Socila Center Kati' (Republic of Mali): Emilio Caravatti Matteo Caravatti architetti, RTF | Rethinking The Future. Available at: https://www.re-thinkingthefuture.com/public-building/jigiya-so-rehabilitation-and-socila-centerkati-republic-of-mali-emilio-caravatti-matteo-caravatti-architetti/
[6] Jigiya so. Centro di Riabilitazione Psicomotoria, caravatti. Available at: https://www.caravatti.it/progetto/jigiya-so-centro-di-riabilitazione-psicomotoria/
[7] Kim, R.S. (2006) A Study on the Definition of the Term “Tectonics” in Architecture, Architectural Research Vol. 8, No. 2, pp. 17-26. Architectural Institute of Korea. Available at: https://koreascience.kr/article/JAKO200610103474538
[8] Lina Mardiana (2007). Kanker Pada Wanita
[9] Noble, C.E. and Cratty, B.J. (2022) Psychomotor learning, Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica, inc. Available at: https://www.britannica.com/science/psychomotor-learning
[10] R. M. Kaplan, J. J. F. Sallis, and T. L. Patterson (1993). Health and Human Behaviour. New York: Mc Graw Hill Book Co.
[11] Schwarzer M (1993). “Ontology and Representation in Karl Bötticher's Theory of Tectonics”, Journal of the Society of Architectural Historians











